Kompensasi di Balik Layar Kaca Buram.
✕

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Like Kami

Kompensasi di Balik Layar Kaca Buram.

Sepi S. Boma
Senin, 20 Juli 2020



                Fotoh : Ist//Ilustrasi


Oleh : Yermias Kudiai.


Dari zaman ke zaman banyak narasi dan nostalgia yang selalu mengesankan serta mengingatkan kepada generasi berikut karena orangtua selalu merasa bahwa pengganti-Ku adalah pewaris generasi, pewaris ras, ethnis dan perjuangan selanjutnya untuk meraih dan menyukseskan suatu impian yang di impihkan sejak dahulu kompensasi dan korporasi terjadi di setiap wilayah lebih khususnya juga di wilayah besar papua barat. (west papua).

Suatu kompesansi di wilayah ini selalu di aduh-domba bagaikan taktik dan taktis elite politik sehingga terjadi ekspoloitasi bahkan PT. Ilegal, DOB dan DOM. sehingga terjadinya kritis dalam kehidupan sebagai petani, nelayan dan buruh" yang lainnya

Setiap sumber-sumber kehidupan khalayak terjadinya pencamplokan dari elite-elite yang mementingkan hidup sendiri dengan berlogika "egois" Hutan dijadikan lahan PT. Ilegal dan dieksploitasi sebenarnya ini harus dijaga, dipelihara dan dilindungi oleh hak ulayatnya  sendiri namun, karena kepentingan terjadilah hal demikian dan  penghuni pesisir pun sudah di pinggirkan karena adanya eksploitasi (Minyak Bumi) dan bagian dari tugas seharian sebagai nelayan dicaplok dengan keadaan kompensasi dan komporasi

Falsafah-falsafah tentang kehidupan insan dipandang sebagai hal seremonialitas sehingga terjadi pengunsian secara total akibat imigrasi dari jembatan DOB & DOM apakah ada rasa dan hati atau tidak bila anda manusia dari pandangan manusiawi dunia

Hidup sehat dan bebas adalah hak dari seseorang baik itu dari kelas (0%) sampai pada kelas (100%) jangan pandang seseorang itu dari jabatan, gelar dan skill tetapi pandanglah dia dari jiwa kemanusian karena Tuhan ciptakan kami itu serupa dan secitranya Tuhan sehingga tak ada perbedaan

Tolak ukur dari khalayak adalah pemerintah

Modal utama dari pemerintah adalah khalayak. sehingga, harus ada mitra kerja antar kelas supaya kehidupan seharian terjalian dalam kehidupan tatanan sosial.

Utang dari kompensasi, korporasi dan ekspoloitasi adalah bukan untuk pemekaran Provinsi, Wali Kota dan Kabupaten.

           Stop !!!.
pemekaran provinsi, wali kota dan kabupaten.


Penulis Adalah Mahasiswa yang Sedang Menimbah Ilmu di Kota Jayapura


Jayapura, 21 Juli 2020 : pukul 12:15